[PRESS RELEASE] JEJAK HIJAU 2018



Jejak Hijau 2018 merupakan salah satu kegiatan sosial dan lingkungan yang diadakan oleh
Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap (Himaskap) Institut Pertanian Bogor. Jejak Hijau
berfokus pada kegiatan pengabdian ke masyarakat sekaligus untuk mengajak masyarakat
peduli terhadap lingkungan. Jejak Hijau menjadi salah satu cara bagi mahasiswa arsitektur
lanskap dalam usaha meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan alam.
Jejak Hijau 2018 diadakan di Desa Sukaluyu, Kecamatan Dramaga, Bogor, tepatnya di RW
10. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 23 September 2018.


Jejak Hijau kali ini berkegiatan membantu masyarakat untuk membenahi pos daya yang
menjadi sarana berkumpul bagi para pemuda desa dan menjadi sebuah ruang baca kecil bagi
anak anak di sekitar RW 10. Selain itu, kami juga memberikan pendidikan bagi anak-anak
tentang penanaman. Kegiatan dimulai pukul 09.10 WIB dibuka dengan sambutan sambutan.
Setelah itu kami dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama menemani anak-anak, kedua
membenahi taman di depan pos daya, dan yang ketiga menghias dinding pos daya.
Tim pertama mengajak anak anak untuk mengecat pot vertikultur yang telah kami buat dari
botol bekas. Anak-anak diberi kuas dan cat kemudian diarahkan untuk mengecat botol sesuai
dengan yang mereka sukai. Disini anak-anak dibiarkan berkreasi sesuka mereka dalam
memberi warna pot vertikultur. Beberapa anak kami ajak untuk mengecat rak tanaman yang
sudah kami buat dari kayu. Setelah selesai, anak-anak diajak cuci tangan untuk
membersihkan cat yang menempel di tangan.


Tim kedua membenahi taman yang ada didepan pos daya agar lebih rapi. Kami memulai dengan membersihkan rumput dan mengumpulkan sampah yang berserakan. Setelah itu kami membuat bedengan yang nantinya bisa dijadikan tempat menanam bagi warga desa.
Kami juga menanam tanaman hias untuk memperindah taman disana. Kami membuat pola
untuk tanaman hias dan kami juga menanamnya di sekeliling pohon yang sudah ada di depan
pos daya. Tim ketiga menghias dinding di samping pos daya. Hal ini agar pos daya terlihat
lebih menarik dan lebih bagus. Kami juga membuat sign age bertuliskan “pos daya”. Kami
mengecat tembok yang berada di samping dengan berbagai warna agar terlihat lebih indah
dan lebih hidup. Saat adzan dzuhur berkumandang kami hentikan kegiatan dan beristirahat.
Selesai sholat, semua panitia, volunteer, dan warga makan liwetan bersama.


Setelah istirahat kami memulai kegiatan kembali. Kami mulai membuat bedengan lagi dan
menanam beberapa bibit pohon ketapang yang tersedia di pos daya. Kami juga membenahi
tempat sampah yang ada di depan pos daya dengan memberi batas. Beberapa melanjutkan
mengecat tembok. Anak-anak kami ajak untuk menanam benih sayuran ke dalam pot yang
sudah mereka cat warna warni tadi. Anak-anak terlihat antusias saat mengambil tanah dan
menanam benihnya. Benih yang kami berikan yaitu benih kangkung, bayam, caisim, dan
seledri. Beberapa pot kami susun di rak tanaman dan beberapa kami gantung di tembok.
Anak-anak terlihat menikmati kegiatan menanam ini bahkan ada yang meminta benihnya
untuk ditanam di rumah.

Pukul 16.00 WIB semua kegiatan selesai. Taman selesai dibenahi dan tembok selesai dihias
dengan cat. Sign age “pos daya” pun selesai digantung diantara warna warni tembok. Kami
berterima kasih kepada para volunteer yang telah membantu dalam mensukseskan acara ini.
Kami juga berterima kasih kepada Kang Herman selaku ketua pos daya dan Pak Maman
selaku Ketua RW 10 yang telah mengizinkan kami melakukan kegiatan dan mau
berkoordinasi dengan kami dalam kegiatan Jejak Hijau 2018 ini.
Jejak Hijau 2018! Hejo hejo hejo!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages