Musyawarah Besar PERHIMALI

Sebagai tindak lanjut pertemuan PERHIMALI di Trisakti pada waktu lalu, HIMASKAP diwakili oleh divisi Eksternal mengadakan Musyawarah Besar PERHIMALI (Mubes PERHIMALI) pada Sabtu-Minggu, 23-24 Maret 2013 kemarin. Pada kesempatan kali ini, perwakilan mahasiswa Arsitektur Lanskap dari empat universitas yaitu IPB, Trisakti, ISTN, dan Universitas Bandung Raya (UBR) berkumpul untuk menyepakati keberlanjutan perjalanan PERHIMALI. Agenda hari pertama ialah sharing dan pengambilan keputusan mengenai bentuk PERHIMALI sebagai organisasi atau komunitas. Dikarenakan beberapa factor x yang tidak dapat dihindari, pembicaraan ini diadakan di ruang bersama lantai 2 Wisma Amarilis kurang lebih pukul 22.00 WIB. Pada musyawarah kekeluargaan dan non formal tersebut, akhirnya keempat universitas menyatakan setuju melanjutkan PERHIMALI sebagai sebuah organisasi. Alhamdulillah target capaian hari pertama telah dicapai. Selanjutnya peserta yang masih berkelebihan energy menghabiskan malam berbincang – bincang di teras kamar, sementara beberapa peserta lainnya beristirahat di kamar yang telah disediakan.

Suasana Bincang Malam PERHIMALI

Sambutan oleh Bapak Nizar Nasrullah 
Hari kedua Mubes. Acara hari kedua ialah pembahasan draft AD-ART yang akan disahkan pada Musyawarah Nasional (Munas) PERHIMALI. Bertempat di Ruang Sidang ARL, acara ini dibuka oleh Bapak Nizar Nasrullah sebagai Sekretaris Departemen Arsitektur Lanskap IPB. Dalam sambutannya, Bapak Nizar menyambut baik mahasiswa Arsitektur Lanskap Trisakti, ISTN, dan UBR di kampus IPB. Pak Nizar juga menyatakan dukungannya dalam membangkitkan kembali PERHIMALI demi masa depan Arsitektur Lanskap yang lebih maju. Seusai sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Pak Nizar, maka dimulailah acara inti hari kedua, yaitu pembahasan AD-ART PERHIMALI. Berbeda dengan hari pertama, kegiatan hari kedua dibawakan dengan lebih formal dan tertib. Dipandu oleh Aliya (ARL IPB 47) dan Agusman (ARL IPB 47) sebagai moderator dan ditemani Bang Dholi (ARL IPB 44), Ka Anisah (ARL IPB 46), dan Ka Mariska (ARL IPB 46) sebagai alumni, pembahasan AD-ART berjalan dengan sangat intens. Tiap poin dalam AD-ART ditelaah secara mendalam sehingga akhirnya disepakati bersama. Tak jarang peserta mengalami perbedaan sudut pandang, namun melalui musyawarah kekeluargaan, seluruh peserta dapat menyatukan persepsi mereka. Persamaan persepsi ini menjadi sangat penting karena keyakinan inilah yang akan mendasari perjalanan PERHIMALI seterusnya. Menilik tiap pasal, memahami maksud dan maknanya, menyamakan pendapat, dan mencari redaksi yang paling tepat tiap pasalnya begitu menyita perhatian para peserta Mubes PERHIMALI. Tanpa terasa, waktu berjalan begitu cepatnya hingga sampailah pada penghujung waktu. Mubes PERHIMALI ini berhasil menyepakati draft AD (Anggaran Dasar) secara menyeluruh dan sebagian ART (Anggaran Rumah Tangga). Namun kegiatan ini tidak dapat berhenti sampai di sini, maka disepakatilah bahwa akan diadakan Mubes PERHIMALI II untuk membahas habis ART dan merumuskan acara Munas PERHIMALI pada tanggal 27 April di Trisakti. Akhirnya, ditutuplah Mubes PERHIMALI I di IPB dengan foto bersama.

Peserta dan Panitia Mubes PERHIMALI I
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan YME, Mubes PERHIMALI I berhasil dilaksanakan dengan baik. Walau terdapat banyak kekurangan dan penyesuaian acara, namun kegiatan ini tidak hanya berhasil menyatukan suara mahasiswa Arsitektur Lanskap Indonesia perihal PERHIMALI, namun juga mengakrabkan mahasiswa-mahasiswa keempat universitas sebagai generasi penerus PERHIMALI. Semoga dengan kembali terbentuknya PERHIMALI, silaturahmi ini akan semakin erat dan nama baik Arsitektur Lanskap akan semakin harum. Aamiin J (aly/eks)


Komentar